LOMBA FOTO FOS 2016 Total Hadiah 150 Juta Rupiah

FOS atau Frame Of Solo adalah sebuah kompetisi foto (Photo Competition) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta. Pada tahun 2016 ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya.
Target dari penyelenggaraan FOS ini sendiri adalah untuk lebih mengenalkan Kota Solo sebagai salah satu pilar tujuan wisata dan ekonomi nasional melalui karya foto yang dihasilkan oleh peserta lomba. Sementara untuk target peserta, diharapkan masyarakat Indonesia dan luar negeri yang mempunyai hobi fotografi maupun berprofesi sebagai fotografer untuk turut dalam lomba ini.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kota Surakarta menetapkan tema FOS adalah 3 WMP (Waras, Wasis, Wareg, Mapan dan Papan).
Pada penyelenggaraan kali ini, Pemerintah Kota Surakarta menyediakan total hadiah Rp. 150.000.000,- yang terbagi dalam dua kategori, yaitu umum dan mahasiswa, dan pelajar. Adapun komposisi hadiah sebagai berikut :
HADIAH LOMBA FOTO MASING-MASING TEMA :
Kategori UMUM dan MAHASISWA
Tema: Waras & Wasis
Juara 1: Rp. 30.000.000,-
Juara 2: Rp. 17.500.000,-
Juara 3: Rp. 12.500.000,-
Harapan 1, 2, 3: Rp. 3.000.000,-
Kategori UMUM dan MAHASISWA
Tema: Wareg, Mapan & Papan
Juara 1: Rp. 30.000.000,-
Juara 2: Rp. 17.500.000,-
Juara 3: Rp. 12.500.000,-
Harapan 1, 2, 3: Rp. 3.000.000,-
Kategori PELAJAR
Tema: Ekonomi Kreatif
Juara 1: Rp. 2.000.000,-
Juara 2: Rp. 1.500.000,-
Juara 3: Rp. 1.000.000,-
Harapan 1, 2, 3: Rp. 500.000,-
Kategori VIDEOGRAFI
Tema: Kota Solo 30 detik
Juara 1: Rp. 2.000.000,-
Juara 2: Rp. 1.500.000,-
Juara 3: Rp. 1.000.000,-
Harapan 1, 2, 3: Rp. 500.000,-
LOMBA KARYA FOTO ”FRAME OF SOLO 2016”
Tema: 3 WMP (Waras, Wasis, Wareg, Mapan dan Papan)

Waras

Waras dalam bahasa jawa berarti sehat.Kewarasan berarti kesehatan.Pengertian waras yang dimaksud dalam ari luas yaitu bagaimana menjadi masyarakat Kota Surakarta ini waras rohaninya, waras jasmaninya, termasuk waras lingkungannya.
Waras rohani berarti setiap penduduk memiliki pemahaman yang makin baik tentang agama/keyakinan yang dianutnya. Sehingga akan menciptakan dan mengembangkan sikap dan perilaku yang toleran serta welas asih terhadap sesama dan lingkungannya.
Waras jasmani berarti sehat raganya atau badannya.Raga yang sehat adalah raga yang bebas dari penyakit ragawi. Dengan badan yang sehat akan menyebabkan cara pandang, pola pikir, serta kondisi kejiwaan yang sehatpula.Masyarakat yang waraslahir batinnya secara timbal balik juga akan menciptakan lingkungan yang waras pula.

Wasis

Wasis dalam bahasa jawa berarti pintar atau pandai.Kepandaian adl buah dari pendidikan termasuk di dalamnya pelatihan dan oleh karena itu membangun masyarakat wasis berarti membangun serta mengembangkan bidang pendidikan dan juga pelatihan.
Membangun masyarakat wasis terkait dengan pendidikan karakter.Kota Surkarta adl Kota Budaya menghadirkan nilai-nilai budaya jawa dalam dunia pendidikan di Kota Surakarta sebagai muatan lokal bermaksud untuk melestarikan, memperkaya, serta memperkuat karakter masyarakat.
Mewujudkan masyarakat Kota Surakarta yang wasis juga perlu ditunjang dengan berbagai aktivitas serta event yang makin berkualitas.Terselenggaranya event memberikan nilai tambah kewasisan bagi masyarakat luas, sekaligus memberikan pengkayaan dari sisi khasanah budaya.

Wareg

Wareg dalam bahasa jawa berarti kenyang.Ketika disebut kata kenyang, maka sudah terbayangbahwa ini adl segala sesuatu yang berurusan dengan perut, selanjutnya berurusan dengan bidang pangan. Jantung dari pasokan pangan berada di pasar tradisional. Makin besar volume transaksi berarti makin terpenuhi kebutuhan pangan masyarakat, yang ini berarti makin wareg masyarakat. Jadi wareg dalam pengertian ini dapat berarti bahwa masyarakat makin terpenuhi kebutuhan dasar hidupnya sebagai warga kota. Membangun masyarakat wareg tidak dapat dipisahkan di tujuan membuat masyarakat yang waras dan wasis. Dengan kata lain ketiganya (waras, waris dan wareg) harus diupayakan dengan bergotong-royong, dan budaya gotong royong merupakan cermin masyarakat yang makinwareg.

Mapan

Mapan dalam bahasa jawa berarti sikap dan perilaku yang telah membudaya. Mapan juga dapat berarti sikap dan perilaku yang paham aturan dan taa hukum. Masyarakat yang mapanakan tercermin dalam kehidupan kota yang tertib, aman, dan damai.
Dalam keseharian sikap dan perilaku masyarakat yang mapan misalnya tertib dalam parkir, tertib dalam antrean, tidak membuang sampah sembarangan, menyalurkan aspirasi secara bijak dan tepat sasaran, dsb. Dalam hidup berdampingan bertetangga misalnya sikap dan perilaku saling menghargai, saling menghormati, dan saling memahami.

Papan

Papan dalam bahasa jawa berarti tempat tinggal. Kebutuhan tempat tinggal adalah juga salah satu kebutuhan mendasar sekaligus merupakan salah satu permasalahan dalam ekonomi. Masih banayak masyarakat yang tinggal di bantaran kali, di sekitar tanggul, ataupun di kanan kiri sepanjang rel kereta api. Tempat tinggal di lokasi seperti itu menyebabkan lingkungan hidup yang tidak sehat, baik secara fisik ataupun mental. Kebutuhan papan yang memadai juga akan sangat mempengaruhi pembentukan masyarakat yang waras, wasis, dan wareg.
Kemiskinan juga dapat menjadi sumber dari kesenjangan social masyarakat. Kebijakan tentang papan ini merupakan bagian dari upaya dalam rangka mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat. Hak untuk mendapatkan tempat tinggal merupakan amanat UUD’45 pada Pasal 28H ayat 1 yang menyatakan bahwa “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”.

KETENTUAN LOMBA KARYA FOTO
  1. Lomba foto terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
  2. Lokasi Pemotretan hanya di wilayah KOTA SURAKARTA.
  3. Setiap peserta hanya menyantumkan nama lengkap di email, dan bagi peserta yang sudah diverifikasi dan lolos ketahap selanjutnya wajib melampirkan foto copy tanda pengenal yang masih berlaku. KTP/ SIM/ PASPORT bagi kategori umum UMUM dan Mahasiswa, dan Kartu Pelajar bagi kategori pelajar.
  4. Bebas menggunakan segala jenis dan merek kamera digital.
  5. Foto yang dilombakan adalah hasil karya sendiri periode pemotretan tanggal 1 Januari 2016 – 27 November 2016.
  6. Foto tidak mengandung unsur SARA ataupun pornografi, kekerasan, dan isi foto menjadi tanggung jawab pengirim.
  7. Foto yang dilombakan adalah foto digital berwarna (bukan hitam putih/ black and white) dan belum pernah dipublikasikan atau menjuarai lomba foto.
  8. Karya foto merupakan hasil karya fotografer peserta lomba sendiri.
  9. Pengolahan foto sebatas pada cropping, brightness - contras dan saturation. Penggabungan dua foto atau lebih (montage) tidak diijinkan.
  10. Peserta dilarang membubuhkan tanda (water mark) dalam karya yang dilombakan.
  11. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 4 (empat) karya tiap kategori.
  12. Foto yang diikutkan lomba tidak akan dikembalikan, dan menjadi koleksi panitia.
  13. Panitia berhak mengunakan foto peserta selama untuk kepentingan promosi PEMKOT KOTA SURAKARTA dengan mencantumkan nama fotografer.
  14. Foto yang dikirimkan setelah batas waktu penerimaan, tidak akan disertakan dalam penilaian atau pameran.
  15. 100 karyafoto yang terpilih sebagai nominasi akan di cetakdan di pamerkan pada saat penyerahan hadiah.
  16. Pemenang wajib mengirimkan file foto asli
  17. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
  18. Setiap peserta yang telah mengirimkan fotonya, dianggap tunduk dan menyetujui segala peraturan yang telah ditentukan panitia.
KEIKUTSERTAAN LOMBA:
  1. Pengiriman foto dibuka mulai tanggal 21 September 2016
  2. Pengiriman foto akan ditutup pada tanggal 27 November 2016, PUKUL 23.59 WIB
  3. Foto yang dikirimkan berupa file soft copy, dengan ukuran sisi terpendek 3000 pixel, resoluai 300dpi dengan format JPG, quality penyimpanan 10. Foto yang tidak sesuai dengan ukuran yang ditentukan tidak akan diikutkan dalam penjurian.
  4. File foto yang dikirimkan harus mencantumkan data foto sebagai berikut: FOS_kategori (pelajar/umum)_tema_nama fotografer_Judul foto.

    contoh: FOS_UMUM DAN MAHASISWA_WARAS_SLAMET RAHARJO_Periksa Gratis RSUD Ngipang
  5. Pengiriman foto melalui email. (sesuai dengan kategori dan tema)

    A. KATEGORI UMUM dan MAHASISWA:

    1. Waras : fos.waras@gmail.com
    2. Wasis : fos.wasis@gmail.com
    3. Wareg : fos.wareg@gmail.com
    4. Mapan : fos.mapan@gmail.com
    5. Papan : fos.papan@gmail.com

    B. KATEGORI PELAJAR :

    1. Ekonomi Kreatif : fos.ekonomikreatif@gmail.com

    C. KATEGORI VIDEOGRAFI

    fos.videografi@gmail.com
lihat websitenya disini
Ikuti facebooknya https://www.facebook.com/frameofsolo/

0 Comments